{"id":1451,"date":"2025-07-21T04:22:50","date_gmt":"2025-07-21T04:22:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/?p=1451"},"modified":"2025-09-21T04:23:53","modified_gmt":"2025-09-21T04:23:53","slug":"niat-dan-hijrah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/niat-dan-hijrah\/","title":{"rendered":"Niat dan Hijrah"},"content":{"rendered":"<p>Ringkasan Pengajian Ahad Pagi,\u00a0 Pemateri: Ust. Imron<\/p>\n<p>Pengajian pagi ini diawali dengan penegasan pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dalam hadits yang sangat terkenal:<!--more--><\/p>\n<p>\u201cSesungguhnya segala amal itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan\u2026\u201d<br \/>\n(HR. Bukhari &amp; Muslim)<\/p>\n<p>Ustaz Imron menjelaskan bahwa niat merupakan inti dari setiap amal dan keberadaannya terletak di dalam hati. Hanya kita sendiri dan Allah yang tahu apakah niat tersebut benar-benar ikhlas karena Allah atau tidak. Niat tidak cukup diucapkan dengan lisan, namun harus lahir dari keikhlasan hati.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, beliau menguraikan tentang shalat: antara Dzuhur, Ashar, dan Isya sama-sama terdiri dari empat rakaat, tetapi yang membedakan adalah niat masing-masing shalat tersebut.<\/p>\n<p>Demikian pula dengan amal lainnya. Seseorang bisa terlihat sibuk beribadah, mengaji namun jika niatnya bukan karena Allah, maka tidak bernilai ibadah di sisi-Nya. Sebaliknya, aktivitas duniawi seperti bekerja, bisa bernilai ibadah apabila diniatkan dengan benar: untuk mencari ridha Allah.<\/p>\n<p>Inti dari pembahasan ini mengarah pada keikhlasan. Seorang muslim hendaknya senantiasa ikhlas menerima semua ketentuan Allah, tidak mudah mengeluh, termasuk terhadap rezeki yang ia terima.<\/p>\n<p>Namun Ustaz Imron juga mengingatkan agar jangan sampai makna \u201cikhlas\u201d disalahgunakan. Misalnya, memaksa orang lain untuk ikhlas dalam situasi yang tidak adil, seperti misalnya tidak membayar tukang dengan alasan &#8220;ikhlas saja ya&#8221;, ini adalah bentuk kekeliruan dalam memahami ikhlas.<\/p>\n<p>Selain itu, beliau juga menekankan bahaya riya, yang merupakan lawan dari ikhlas. Amalan yang baik bisa menjadi sia-sia jika dilakukan karena ingin dipuji atau dilihat orang.<\/p>\n<p>Contohnya, memberi bantuan hanya untuk disebut namanya atau agar mendapatkan pengakuan. Sikap seperti ini harus dijauhi karena akan merusak nilai amal tersebut di hadapan Allah.<\/p>\n<p>Sebagai penutup, Ustaz Imron mengingatkan bahwa kita telah memasuki bulan Muharram, yang menandai datangnya tahun baru Islam. Ini adalah momentum yang sangat baik untuk berhijrah, memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, mendekatkan diri kepada Allah, dan membersihkan hati.<\/p>\n<p>Hijrah tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga mencakup perubahan sikap, niat, dan semangat menjadi pribadi yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ringkasan Pengajian Ahad Pagi,\u00a0 Pemateri: Ust. Imron Pengajian pagi ini diawali dengan penegasan pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dalam hadits yang sangat terkenal:<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[90],"tags":[],"class_list":["post-1451","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kajian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1451"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1452,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1451\/revisions\/1452"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.masjidalikhlas.id\/pembangunan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}