Laporan Kegiatan Pra Konstruksi

Kegiatan pra konstruksi merupakan rangkaian persiapan penting sebelum dimulainya pembangunan masjid baru. Pada tahap ini dilakukan berbagai pekerjaan awal hingga kegiatan administrasi, sosialisasi dan launching pembangunan.

Selain itu, tahap ini juga mencakup proses pembongkaran bangunan lama yang sudah tidak layak digunakan. Seluruh kebutuhan dana pada pra konstruksi dipenuhi dari kas masjid yang telah ada sebelumnya, tidak dari donasi untuk masjid baru,  diharapkan kegiatan dan pembangunan baru dapat dimulai dengan lebih tertib, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas ibadah sehari-hari.

  1. Pembangunan Gedung TPQ sekaligus Masjid Darurat
    Sebelum masjid baru berdiri, dibutuhkan tempat sementara untuk kegiatan ibadah dan pendidikan Al-Qur’an. Oleh karena itu, didirikan gedung TPQ yang juga difungsikan sebagai masjid darurat agar kegiatan keagamaan jamaah tetap berjalan dengan baik.
  2. Pemindahan Tiang Listrik
    Tiang listrik yang berada di area pembangunan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Hal ini dilakukan untuk menghindari potensi bahaya dan memastikan area konstruksi bebas dari gangguan infrastruktur.
  3. Pemindahan Meteran PAM
    Meteran PAM yang sebelumnya berada di jalur pembangunan dipindahkan ke lokasi lain yang tidak mengganggu proses konstruksi. Langkah ini juga untuk memastikan kelancaran pasokan air bagi kebutuhan pembangunan maupun aktivitas masjid darurat.
  4. Sewa Rumah untuk Inventaris Masjid
    Sebagai bentuk pengelolaan aset, dilakukan penyewaan rumah untuk menyimpan inventaris masjid agar tetap aman dan tertata selama masa pembangunan berlangsung.
  5. Persiapan Administrasi Yayasan
    Administrasi yayasan dipersiapkan sejak awal, sejalan dengan rencana pembangunan masjid baru. Hal ini penting agar nantinya seluruh kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan dapat berjalan terstruktur dengan landasan hukum yang jelas.

 

Bagikan artikel ini: