Ramadhan bukan hanya bulan ibadah. Ia adalah perjalanan ruhani selama 30 hari.
Dan seperti setiap perjalanan, ada fase-fasenya. Ada yang semangat di awal, tapi melemah di tengah.
Ada yang biasa saja di awal, tapi kuat sampai akhir.
Memahami fase Ramadhan membantu kita sadar:
bahwa naik-turun itu wajar, tapi menyerah bukan pilihan.
Kajian diawali dengan penguatan tentang pentingnya rasa syukur yang senantiasa harus terpelihara dalam diri seorang Muslim. Syukur bukan sekadar diucapkan, tetapi dihadirkan dalam kesadaran hati atas berbagai nikmat yang Allah titipkan. Salah satu cara menjaga rasa syukur tersebut adalah dengan membiasakan diri “melihat ke bawah”, menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan dan kondisi yang jauh lebih berat dibandingkan apa yang kita alami hari ini.
Ringkasan pengajian ahad pagi, 9 November 2025, Ustadz Feri Nuryadi
Pada kesempatan pengajian kali ini, Ustadz Feri Nuryadi membahas kitab Bulughul Maram yang telah memasuki bab tentang shalat. Sebagai pengantar, beliau menjelaskan bahwa secara bahasa, shalat berarti doa, yakni bentuk permohonan dan komunikasi seorang hamba kepada Tuhannya. Sementara secara istilah, shalat merupakan rangkaian ucapan dan gerakan tertentu yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam, dengan syarat dan rukun yang telah ditetapkan. Shalat menjadi ibadah yang sangat penting karena merupakan tiang agama, dan menjadi pembeda antara seorang Muslim dengan yang bukan.
Pembangunan Masjid Al Ikhlas terus menunjukkan perkembangan positif dari minggu ke minggu. Setelah sebelumnya melalui tahap pembongkaran total, pembersihan puing, dan penataan area proyek, kini proses pembangunan telah memasuki tahap inti, yaitu pengecoran struktur dasar masjid. Tahapan ini menjadi pondasi penting bagi kelanjutan pembangunan di atasnya.
Alhamdulillah, pembangunan Masjid Al-Ikhlas terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Setelah beberapa waktu lalu dilakukan pembongkaran total terhadap bangunan lama, proses pengangkutan puing-puing juga telah selesai dengan lancar. Area masjid kini sudah bersih dan siap untuk tahap pembangunan berikutnya.
Proses pembangunan Masjid Al Ikhlas telah memasuki tahap penting dengan selesainya pembongkaran total bangunan lama. Seluruh struktur masjid sebelumnya telah diruntuhkan sebagai langkah awal untuk memulai pembangunan baru yang lebih kokoh dan representatif.
Alhamdulillah, pada Ahad pagi ini jamaah Masjid Al-Ikhlas mendapat kesempatan berharga dengan hadirnya Ustadz Sirojudin Munir yang untuk pertama kalinya mengisi kajian di masjid Al Ikhlas
Alhamdulillah, sebuah langkah penting telah dilaksanakan sebelum pembangunan Masjid Al-Ikhlas dimulai, yaitu kalibrasi arah kiblat. Hal ini menjadi pondasi utama agar masjid yang akan berdiri nantinya benar-benar menghadap ke arah Ka’bah secara tepat, sehingga jamaah dapat melaksanakan shalat dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati.
Pada kajian Ahad pagi, 14 September 2025, Ustadz Feri Nuryadi masih membahas bab haid dari kitab Bulughul maram. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa seorang laki-laki yang mendatangi istrinya dalam keadaan haid dikenakan kewajiban bersedekah dengan setengah dinar atau satu dinar sebagai kaffarah.