Alhamdulillah, sebuah langkah penting telah dilaksanakan sebelum pembangunan Masjid Al-Ikhlas dimulai, yaitu kalibrasi arah kiblat. Hal ini menjadi pondasi utama agar masjid yang akan berdiri nantinya benar-benar menghadap ke arah Ka’bah secara tepat, sehingga jamaah dapat melaksanakan shalat dengan penuh keyakinan dan ketenangan hati.
Kalibrasi arah kiblat bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga kesempurnaan ibadah. Kiblat adalah salah satu syarat sah shalat yang tidak boleh dianggap remeh. Dengan arah kiblat yang benar, jamaah tidak lagi ragu dan dapat lebih khusyuk dalam menunaikan ibadah. Karena itu, kalibrasi dilakukan terlebih dahulu sebelum proses pembangunan fisik dimulai.
Mungkin sebagian orang bertanya, mengapa tidak cukup menggunakan aplikasi atau kompas digital yang tersedia di gawai? Teknologi memang membantu, namun seringkali hasilnya bisa berbeda-beda tergantung kondisi perangkat, medan magnet, hingga sinyal GPS. Untuk itulah diperlukan kalibrasi resmi oleh pihak yang memiliki otoritas dan pengalaman, sehingga hasilnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam hal ini, Masjid Al-Ikhlas menghadirkan tim dari Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. Tim ini menggunakan metode ilmiah dengan memanfaatkan posisi matahari, yang paling efektif dilakukan sebelum tengah hari. Setelah dua hari tertunda karena cuaca mendung, alhamdulillah akhirnya pada hari yang cerah, Jumat, 19 September 2025, proses kalibrasi dapat dilakukan dengan lancar dan sukses.
Kehadiran tim berwenang ini juga memberikan nilai tambah berupa legalitas dan keabsahan arah kiblat yang telah ditentukan. Dengan demikian, jamaah tidak hanya berpedoman pada hasil pengukuran pribadi, tetapi juga memiliki keyakinan penuh karena telah dipastikan oleh lembaga resmi yang berkompeten. Inilah yang menjadikan kalibrasi kiblat sebagai bagian yang sangat penting dalam pembangunan sebuah masjid.
Semoga dengan telah dikalibrasinya arah kiblat ini, pembangunan Masjid Al-Ikhlas semakin diridhoi dan berkahi Allah SWT. Mari kita bersama-sama mendukung proses pembangunan ini, baik melalui doa, tenaga, maupun infak dan sedekah, agar masjid ini kelak benar-benar menjadi rumah Allah yang kokoh, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh jamaah.(ant)
